• Manfaat Omega 3 Untuk Anak

    Omega 3 memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, salah satunya untuk kecerdasan otak. Omega 3 adalah asam lemak esensial, yaitu lemak yang diperlukan untuk kesehatan tetapi tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh. Asam lemak omega 3 dapat diperoleh dari ikan seperti ikan tuna .

  • Atasi Demam Pada Balita

    Demam pada balita sering terjadi. Demam bukanlah sejenis penyakit, tapi demam adalah tanda sistem pertahanan tubuhnya sedang aktif bekerja. Tidak jarang tubuh balita terasa hangat dan jika diukur hanya naik 0,5 derajat dibandingkan suhu tubuh normal, 36 derajat Celsius. Jika balita panas .

  • Rahim Menekuk Ke Belakang (Retofleksi)

    Rahim retrofleksi adalah letak rahim yang cenderung menekuk ke belakang, ke arah saluran pelepasan. Diperkirakan ada sekitar 30% wanita memiliki rahim retrofleksi. Mayoritas wanita memiliki rahim yang letaknya cenderung ke depan dan condong ke arah perut, yang dinamakan posisi rahim antefleksi. .

  • Kejang pada Bayi

    Kejang dapat terjadi sebagai akibat dari adanya kontraksi otot yang berlebihan yang berlangsung dalam jangka waktu tertentu dan di luar kendali. Tingginya suhu tubuh pada anak merupakan salah satu penyebab terjadinya kejang demam, istilahnya kejang deman (convalsio febrilis) atau stuip/step.

  • Kenali Penyakit Meningitis

    Meningitis merupakan peradangan pada selaputotak atau sumsum tulang belakang.Jika peradangan terjadi pada daerah tulang belakang dikenal dengan sebutan spinal. Sementara granial meningitis adalah sebutan meningitis yang menyerang daerah otak.

Senin, 21 Agustus 2017

Fungsi Jantung pada Tubuh Manusia

Posted by Bundamedik Healthcare System on 09.05 with No comments

Secara umum fungsi jantung yang utama adalah memompa darah ke seluruh tubuh dan menampungnya kembali setelah dibersihkan organ paru-paru. Hal ini berarti bahwa fungsi jantung manusia adalah sebagai alat atau organ pemompa darah pada manusia. Pada saat itu jantung menyediakan oksigen darah yang cukup dan dialirkan ke seluruh tubuh, serta membersihkan tubuh darih hasil metabolisme (karbondioksida). Sehingga untuk melaksanakan fungsi tersebut jantung mengumpulkan darah yang kekurangan oksigen dari seluruh tubuh dan selanjutnya memompanya ke paru-paru, dengan cara darah pada jantung mengambil oksigen dan membuang karbondioksida. 

Pada jantung darah yang kaya akan oksigen yang berasal dari paru-paru dipompa ke jaringan seluruh tubuh manusia. Bertambahnya usia seseorang, akan sangat berpengaruh terhadap fungsionalitas jantung itu sendiri. Hal ini berarti karena jantung bekerja secara terus menerus selama manusia hidup, akan berpengaruh terhadap kemampuan fungsi jantung secara berangsur akan mengalami penurunan. Dan hal ini akan semakin drastis penurunan fungsi jantung apabila terdapat keadaan lain yang mempengaruhi fungsi jantung itu sendiri. Misalnya terjadi infeksi otot jantung atau selaput otot miokarditis atau perikarditis, berkurangnya oksigen karena penyempitan pembuluh darah yang menyuplainya sering disebut sebagai penyakit jantung koroner, bertambahnya massa otot karena meningkatnya tekanan, dan sebagainya.

Cara Kerja Jantung
Jantung bekerja melalui mekanisme secara berulang dan berlangsung terus menerus yang juga disebut sebagai sebuah siklus jantung sehingga secara visual terlihat atau disebut sebagai denyut jantung. Melalui mekanisme berselang-seling, jantung berkonstraksi untuk mengosongkan isi jantung dan melakukan relaksasi guna pengisian darah. Secara siklus, jantung melakukan sebuah periode sistol yaitu periode saat berkontraksi dan mengosongkan isinya (darah), dan periode diastol yaitu periode yang melakukan relaksasi dan pengisian darah pada jantung. 

Kedua serambi mengendur dan berkontraksi secara bersamaan, dan kedua bilik juga mengendur dan berkontraksi secara bersamaan pula untuk melakukan mekanisme tersebut. Sel otot jantung melakukan kontraksi dengan tujuan untuk memompa darah yang dicetuskan oleh sebuah potensi aksi dan menyebar melalui membrane sel otot. Ketika melakukan kontraksi, jantung menjadi berdenyut secara “berirama”, hal ini akibat dari adanya ptensi aksi yang ditimbulkan oleh kegiatan diri jantung itu sendiri. Kejadian tersebut diakibatkan karena jantung memiliki sebuah mekanisme untuk mengalirkan listrik yang ditimbulkannya sendiri untuk melakukan kontraksi atau memompa dan melakukan relaksasi. 

Mekanisme aliran listrik yang menimbulkan aksi tersebut dipengaruhi oleh beberapa jenis elektrolit seperti K+, Na+, dan Ca++. Sehingga apabila didalam tubuh terjadi gangguan pada kadar elektrolit tersebut maka akan menimbulkan gangguan pula pada mekanisme aliran listrik pada jantung manusia. Otot jantung menghasilkan arus listrik dan disebarkan ke jaringan sekitar jantung dan dihantarkan melalui cairan-cairan yang dikandung oleh tubuh. Sehingga sebagian kecil aktifitas listrik ini mencapai hingga ke permukaan tubuh misalnya pada permukaan dada, punggung atau pada pergelangan atas tangan, dan hal ini dapat dideteksi atau direkam dengan menggunakan alat khusus yang disebut dengan ElectroKardioGram (EKG). 

Jadi fungsi EKG adalah merekam aktifitas listrik di cairan tubuh yang dirangsang oleh aliran listrik jantung yang muncul hingga mencapai permukaan tubuh. Berbagai komponen pada rekaman EKG dapat dikorelasikan dengan berbagai proses spesifik di jantung. EKG dapat digunakan untuk mendiagnosis kecepatan denyut jantung yang abnormal, gangguan irama jantung, serta kerusakan otot jantung. Ini disebabkan oleh karena adanya aktivitas listrik yang dapat memicu aktivitas secara mekanis, sehingga apabila terjadi kelainan pola listrik, maka biasanya juga akan disertai adanya kelainan mekanis atau otot jantung manusia. Setiap darah yang kehabisan oksigen dan mengandung terlalu banyak darah kotor (carbondiocsida), dari seluruh tubuh mengalir melalui dua vena besar untuk menuju ventrikel kanan. 

Hal ini berlangsung setelah pada atrium kanan terisi darah, yang selanjutnya mendorong darah ke dalam ventrikel kanan. Selanjutnya dipompa melalui katub pulmoner ke dalam arteri pulmonalis dan menuju ke paru-paru. Dari paru-pari darah mengalir melalui pembuluh yang sangat kecil yang disebut kapiler, dan mengelilingi kantong udara pada paru-paru dan menyerap oksigen untuk melepaskan karbondioksida guna mengalirkan darah ke dalam vena pulmonalis menju ke atrium kiri. Peredaran darah di antara bagian kanan jantung, paru-paru dan atrium kiri disebut sirkulasi pulmoner. Ketika darah berada pada atrium kiri, selanjutnya didorong menuju ventrikel kiri, da selanjutnya akan memompa darah bersih melalui katup aurta masuk ke dalam aorta yang merupakan arteri terbesar dalam tubuh manusia. Pada darah yang kaya oksigen tersebut kecuali pada paru-paru, maka disediakan untuk kepentingan seluruh tubuh manusia.

Fungsi Jantung Tidak Normal
Kalau terjadi penurunan fungsi jantung maka kinerja jantung tidak normal sehingga menimbulkan penyakit jantung. Ada beberapa jenis penyakit jantung yg disebabkan fungsi jantung yang tidak normal sbb:
  1. Penyakit Jantung Koroner yaitu penyumbatan pada pembuluh darah yang memberi makan otot jantung (pembuluh koroner) karena endapan lemak dan kolesterol. Bila darah tidak mengalir sama sekali karena arteri koroner tersumbat, penderita dapat mengalami serangan jantung yang mematikan.
  2. Penyakit Jantung Bocor adalah suatu kondisi dimana terdapat lubang pada sekat jantung akibat kelainan struktur jantung. Secara garis besar penyakit ini merupakan penyakit bawaan sejak lahir. Pada kasus jantung bocor, sirkulasi darah kotor yang mengalir ke sirkulasi darah bersih sehingga bayi menjadi biru. Bila terlalu banyak darah kotor beredar ke sirkulasi darah bersih dan memasuki organ-organ penting seperti otak, maka bisa terjadi sesak napas, disertai kejang, bahkan kematian.
  3. Penyakit Lemah Jantung adalah keadaan bila jantung tidak bisa memompa jumlah darah yang cukup ke anggota badan. Ini disebabkan otot jantung semakin besar sehingga kemampuannya untuk memompa akan lebih menurun. Ini merupakan salah satu dari banyak akibat jika tekanan darah tinggi atau penyakit hipertensi.




















Layanan Bunda Heart Centre RS Bunda Jakarta  : 021 – 3192 3344 ext. 6214
Appointment Doctor Hubungi Call Center : 1-500-799 


Saraf Terjepit Tak Selalu Operasi

Posted by Bundamedik Healthcare System on 09.04 with No comments
Banyak komentar dan rumor tentang saraf terjepit. Konon salah satunya cara penyembuhan saraf terjepit hanya dengan operasi. Yang jelas, bagi ahli bedah saraf tidak mudah untuk memutuskan tindakan operasi untuk saraf terjepit. Contohnya, saraf terjepit pada tulang punggung, ada tiga syarat yang harus ditemukan dokter untuk menetapkan tindakan operasi pada pasien saraf terjepit. Yakni, adanya kelumpuhan otot akibat saraf terjepit tersebut; adanya gangguan fungsi seperti tidak bisa kencing, buang air besar atau gangguan ereksi; dan nyeri hebat yang tidak bisa diatasi dengan obat-obatan.

Saraf terjepit merupakan kondisi terjepitnya saraf – saraf tulang punggung di daerah pinggang, leher atau daerah lain. Terjepitnya suatu saraf dapat terjadi dimana, kapan, dan dengan apa saja. Akibatnya muncul rasa nyeri, sakit, ngilu atau baal pada bagian tubuh yang sarafnya terjepit. Menurut Dokter Bedah Saraf, dr. Heri Aminuddin, SpBS(K), derajat kenyerian bergradasi. 

Mulai dari rasadiscomfort (tidak nyaman) kemudian nyeri yang disertai baal, kesemutan, lalu gerak anggota tubuh terbatas, lumpuh atau sukar digerakan. Jika tetap dibiarkan, maka penderita saraf terjepit akan mengalami gangguan fungsional seperti kesulitan buang air kecil, buang air besar, atau ereksi. ”Saraf terjepit pada tulang punggung bagian bawah (pinggang) tidak menimbulkan kematian, namun menyusahkan karena mengganggu kegiatan, bekerja, dan kesenangan,” tandas Heri. 

Apa penyebab timbulnya saraf terjepit? Sampai saat ini banyak teori yang memperdebatkannya. Penyakit degenerative dan pola hidup (life style) diduga sebagai penyebab utama adanya saraf terjepit. Misalnya, kurang olahraga, malas bergerak, kegemukan, dan lain-lain. ”Saat ini segala sesuatu makin mudah. Hal inilah yang membuat kita malas bergerak dan berolahraga; disamping mengkonsumsi banyak lemak dan karbohidrat , dan lain-lain. Akibatnya, tubuh menjadi gemuk. Kondisi inilah yang mempengaruhi tulang punggung dan saraf. 

Tak hanya itu, akibat aktivitas tubuh yang ekstrim, cara duduk, cara bekerja seperti membungkuk atau jongkok dalam bekerja yang salah, juga dapat memprovokasi timbulnya keluhan saraf terjepit,” ujar Heri. Permasalahan life style ini tak urung memicu muncul berbagai terjepitnya saraf. Seperti, saraf terjepit oleh jaringan lunak (otot) atau keras (tulang); rusaknya tulang rawan sehingga inti tulang keluar (Herniasi Nukleus Pulposus/ HNP); dan perbesaran tulang yang menekan saraf. Umumnya keluhan saraf terjepit terbanyak di daerah pinggang. Keluhan nyeri yang timbul merupakan bagian dari nyeri punggung bawah atau low back pain. 

Pada tulang punggung ada bagian yang disebut diskus (bantalan atau sambungan di antara dua tulang punggung) yang berfungsi semacam peredam beban (shockbreaker). Jika diskus meleset dan bergeser, atau rusak, maka ada bagian tulang atau diskus yang langsung menekan saraf. Disamping hal tersebut ada juga zat tertentu yang keluar dari diskus rusak yang merangsang saraf terjepit dan menimbulkan rasa nyeri yang amat sangat. 

Rasa nyeri sangat khas dan menjalar ke bagian tubuh lain sesuai penjalaran dari jaringan saraf yang terjepit. Jika saraf yang terjepit berasal dari bagian leher, nyeri dapat menjalar sampai ke tangan. Apabila nyeri berasal dari pinggang, penjalaran bisa sampai ke lutut, bahkan betis dan kaki. ”Saraf yang terjepit umumnya saraf tepi dari tulang belakang, walaupun ada juga syaraf kepala (cranial nerve) yang terjepit, contohnya, saraf nomor 7 ( facial nerve) di kepala. Kondisi saraf terjepit ini menyebabkan gangguan kerja sehingga tidak produktif,” kata Heri.

Pengobatan Saraf Terjepit
Pengobatan bagi penderita saraf terjepit relative sama, yakni selalu dimulai dengan terapi nonbedah. Contohnya fisioterapi, olahraga, program penurunan berat badan, dan dengan obat pengurang rasa sakit. Dalam pengamatan Heri, ada tiga syarat bagi penderita saraf terjepit menjalani operasi. Pertama, rasa nyeri yang timbul tak dapat dihilangkan dengan fisioterapi maupun dengan obat-obatan (intractable pain). 

Kedua, jika penderita mengalami gangguan fungsi. Misalnya, tak dapat ereksi, buang air kecil, bab, dan lain-lain. Ketiga, jika penderita mengalami kelumpuhan pada otot yang saraf-nya terjepit. “Dalam pengobatan saraf terjepit ada ’anak tangganya’. Sembilan puluh persen non-operatif. Jadi jika dengan obat, fisioterapi nggak hilang, kita (dokter, Red.) selalu berusaha kalau bisa untuk tidak operasi. 

Bila tahap pertama ini tidak berhasil, kita akan melakukan intervensi lebih lanjut, seperti disuntik atau diblok dengan radio frekuensi (pain management). Kalau tetap juga tidak hilang, perlu dipikir tindakan operasi. Itu pun dokter memikirkan untuk operasi minimal invasif terlebih dahulu. Biasanya sembilan puluh persen dengan pengobatan dan fisioterapi back pain bisa sembuh,” jelas Heri. Anda hanya dapat mencegah terjadinya saraf terjepit dengan menjaga pola hidup sehat. Sebutlah olahraga teratur, hindari makan berlebihan, berlemak, dan lain-lain.

Terapi Oksigen, Inovasi terdepan untuk kulit tampak lebih muda

Posted by Bundamedik Healthcare System on 09.03 with No comments
Terapi oksigen adalah perawatan yang menyediakan tambahan oksigen, gas yang dibutuhkan agar tubuh anda bekerja dengan baik. Biasanya, paru-paru menyerap oksigen dari udara. Namun, beberapa penyakit dan kondisi dapat menghalangi Anda untuk mendapatkan oksigen yang cukup. Terapi oksigen dapat membantu memastikan bahwa Anda mendapatkan cukup oksigen, yang dapat membantu tubuh Anda berfungsi lebih baik dan lebih aktif.

Kenapa Oksigen diperlukan?


Efek Anti – Aging
  • Produksi Kolagen membutuhkan oksigen
  • Peningkatan O2 mempertinggi metabolism kesehatan sel kulit
  • Oksigen mempertinggi pertumbuhan sel epicelial
  • Oksigen memperbaiki fungsi pembuluh darah
  • Oksigen mengurangi lingkar hitam garis-garis halus, keriput mata bengkak, kulit kusam
Menjaga kulit sehat
  • Oksigen membunuh semua pathogen anaerobic yang berhubungan dengan oksigen
  • Oksigen penting untuk penyembuhan alami dan mengurangi luka jaringan ( jerawat, pra dan pasca operasi )
Membersihkan
  • Tanpa jumlah persediaan oksigen yang memadai, tubuh tidak dapat membersihkan dirinya dari racun
  • Mengendalikan munculnya lubang-lubang di kulit dan terjadinya pemadatan
Meningkatkan Metabolisme
  • Oksigen bekerja secara bebas atau meningkatkan kemampuan metabolism tubuh, menyerap, mengasimilasi dan menggunakan vitamin, mineral dan nutrisi lain dari dalam seluruh produk perawatan kulit yang sedang digunakan oleh pasien

Pertanyaan & Jawaban


Apakah Infusi Oksigen cocok untuk saya ?
Infusi oksigen cocok untuk semua jenis kulit dan cocok untuk pasien yang berumur 30 tahun atau  lebih dan juga untuk pasien yang memiliki kondisi kulit serupa, karena kemampuan kulit untuk menyimpan oksigen berkurang seiring bertambahnya umur. Ideal untuk kulit berminyak, berjerawat dan problem kulit lainnya termasuk kulit kering dimana oksigen dapat mengatasinya dengan member kelembaban.

Berapa kali perawatan yang harus saya lakukan ?
Hasil optimal didapatkan setelah 6x perawatan. 1 kali seminggu selama 6 minggu berturut-turut. Ini merupakan rekomendasi minimum.

Apakah saya bisa melihat hasil setelah perawatan pertama ?
Anda akan merasakan hasil yang terlihat setelah perawatan pertama. Kulit akan terasa lembut, terlihat lebih terang dan kulit terasa lebih kencang.

Apakah hasilnya bertahan lama ?
Satu kali perawatan memberikan manfaat bagi semua orang. Untuk mendapatkan hasil optimal, direkomendasikan melakukan 1 seri perawatan. Setiap perawatan memaksimalkan, meningkatkan dan memelihara manfaat-manfaat berguna yang sudah ada sebelumnya.























Layanan AMARA Skin & Aesthetic Center RS Bunda Jakarta  : 021 – 3192 3344

Beberapa cara Memperlancar ASI

Posted by Bundamedik Healthcare System on 08.39 with No comments
Kebahagian  menjadi seorang ibu akan terasa lengkap ketika mengalami hal-hal yang sudah menjadi kodrat seorang wanita bisa dilalui dengan sempurna. Awal kebahagiaan dimulai pada saat melangsungkan pernikahan, kemudian menjalani masa-masa menjadi ibu hamil dan kemudian melahirkan buah hati tercinta dengan selamat. Satu hal lagi yang akan menyempurnakan kebahagiaan itu jika bisa memberikan ASI secara esklusif selama 6 bulan dan diteruskan sampai usia anak 2 tahun. Dengan begitu seorang ibu telah memberikan yang terbaik untuk buah hati bagi masa depannya kelak.

Namun, tidak sedikit ibu yang kecewa keinginannya untuk memberikan ASI esklusif tidak berhasil karena produksi ASI-nya tidak banyak dan tidak mencukupi kebutuhan bayinya. Sebenarnya banyak hal yang mempengaruhi produksi ASI. Produksi dan pengeluaran ASI dalam tubuh dipengaruhi oleh dua hormon, yaitu  prolaktin dan oksitosin.

Prolaktin mempengaruhi jumlah produksi ASI. Sedangkan oksitosin mempengaruhi proses pengeluaran ASI. Prolaktin biasanya berkaitan dengan nutrisi dari ibu. Maka, kalau asupan nutrisinya baik, prolaktin yang dihasilkan tubuh pun meningkat sehingga ASI yang dihasilkan juga banyak. Walaupun banyak produksi ASI, sayang kalau tidak bisa dikeluarkan dari tubuh. Untuk mengeluarkan ASI dibutuhkan hormon oksitosin yang bekerjanya tergantung pada proses hisapan dari puting susu. Semakin puting sering dihisap oleh mulut bayi, hormon oksitosin yang dihasilkan semakin banyak, sehingga susu yang keluar pun banyak.

Hormon oksitosin ini sering dijuluki sebagai hormon kasih sayang. Sebab, kadarnya sangat dipengaruhi oleh suasana hati, rasa bahagia, rasa dicintai, rasa aman, tenang, dan relaks. Jika kedua hormon ini bekerja maksimal, ASI akan keluar dengan lancar. Kalau ASI tidak lancar, ada beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai berikut :

Penuhi kebutuhan nutrisi, Sebaiknya pada masa menyusui, ibu mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung gizi yang baik dan seimbang. Sebab hal ini bisa memperbanyak produksi dan memperlancar ASI.

Hindari pemberian susu formula, Terkadang karena banyak orang tua merasa bahwa ASI-nya masih sedikit atau takut anak tidak kenyang, banyak yang segera memberikan susu formula. Padahal pemberian susu formula itu justru akan menyebabkan ASI semakin tidak lancar. Anak relatif malas menyusu atau malah bingung puting terutama pemberian susu formula dengan dot. Begitu bayi diberikan susu formula, maka saat ia menyusu pada ibunya akan kekenyangan. Sehingga volume ASI makin berkurang. Makin sering susu formula diberikan makin sedikit ASI yg diproduksi.

Hilangkan gangguan psikologis yang sedang dialami/hindari stress, Misalnya stres karena beban kerja yang terlalu berat di kantor atau masalah lain. Semakin stres, semakin berkurang produksi ASI. Faktor kejiwaan ini tidak hanya akan berpengaruh terhadap si ibu tapi juga bayinya karena konsumsi ASI menjadi berkurang.

Tingkatkan frekuensi menyusui/memompa/memeras ASI, Semakin sering bayi menghisap ASI, produksi air susu makin banyak. Jika ibu bekerja, sebaiknya mereka memerah ASI sebelum pergi ke tempat kerja.

Lakukanlah perawatan payudara secara teratur, Perawatan payudara bisa dilakukan dengan pemijatan sendiri atau dikompres dengan air hangat dan air dingin secara bergantian. Bila salah satu payudara ketersediaan ASI-nya telah habis ketika menyusui, gantilah ke payudara yang satunya lagi, agar kedua payudara aktif memproduksi ASI.

Hindari penggunaan DOT, empeng, dan lainnya, Jika ibu ingin memberikan ASI peras/pompa (ataupun memilih susu formula) berikan ke bayi dengan menggunakan sendok, bukan dot, Saat ibu memberikan dengan dot, maka anak dapat mengalami BINGUNG PUTING (nipple confusion). Kondisi di mana bayi hanya menyusu di ujung puting seperti ketika menyusu dot. Padahal, cara menyusu yang benar adalah seluruh areola (bagian gelap di sekitar puting payudara) ibu masuk ke mulut bayi. Akhirnya, si kecil jadi tidak mau menyusu langsung dari payudara karena ia merasa betapa sulitnya mengeluarkan ASI. Sementara kalau menyusu dari botol, hanya dengan menekan sedikit saja dotnya, susu langsung keluar. Karena itu hindari penggunaan dot dan sebagainya.

Kosongkan payudara setelah anak selesai menyusui, Jika makin sering diminta (di susui/diperas/dipompa) maka makin banyak yg ASI yg di produksi. Makin sering dikosongkan, maka produksi ASI juga makin lancar.

Dukungan dari ayah juga sangat menentukan, Ayah diharapkan bisa menenangkan dan memberi dukungan kepada ibu. Karena itu, peran ayah sangat diperlukan guna mendukung ibu untuk terus memberikan ASI kepada bayinya. Dukungan semacam ini akan membuat ibu menjadi lebih tenang secara psikologis sehingga produksi ASI-nya juga melimpah.

Konsumsi jenis herbal tertentu seperti daun katuk dan kacang hijau, Daun katuk dipercaya bisa menjadi salah satu cara untuk melancarkan ASI. Sekarang ini banyak sekali suplemen yang mengandung bahan herbal yang dapatmemperlancar ASI. Jika ragu memilih  jenis suplemen yang mana, Anda bisa berkonsultasi pada dokter terlebih dahulu. Dan kacang ijo juga diyakini bisa meningkatkan produksi asi . 



















Tumbuh Kembang Pada Anak

Posted by Bundamedik Healthcare System on 08.38 with No comments

Tumbuh kembang adalah proses yang continue sejak konsepsi sampai maturitas (dewasa) yang dipengaruhi oleh faktor bawaan daan lingkungan. Dalam periode tertentu terdapat percepatan dan perlambatan dalam proses tumbuh kembang pada setiap organ tubuh berbeda. Pola perkembangan anak adalah sama, tetapi kecepatannya berbeda antara anak satu dengan lainnya. Aktivitas seluruh tubuh diganti dengan respon tubuh  yang khas oleh setiap organ. Secara garis besar  tumbuh kembang dibagi menjadi 3 yaitu:

Tumbuh kembang fisis
Tumbuh kembang fisis meliputi perubahan dalam ukuran besar dan fungsi organisme atau individu. Perubahan ini bervariasi dari fungsi tingkat molekuler yang sederhana seperti aktifasi enzim terhadap diferensi sel, sampai kepada proses metabolisme yang kompleks dan perubahan bentuk fisik di masa pubertas.

Tumbuh kembang intelektual
Tumbuh kembang intelektual berkaitan dengan kepandaian berkomunikasi dan kemampuan menangani materi yang bersifat abstrak dan simbolik, seperti bermain, berbicara, berhitung, atau membaca.

Tumbuh kembang emosional
Proses tumbuh kembang emosional bergantung pada kemampuan bayi umtuk membentuk ikatan batin, kemampuan untuk bercinta kasih.

Prinsip tumbuh kembang yaitu:
Perkembangan merupakan hal yang teratur dan mengikuti arah rangkaian tertentu, Perkembangan adalah suatu yang terarah dan berlangsung terus menerus, dalam pola sebagai berikut Cephalocaudal yaitu pertumbuhan berlangsung terus dari kepala ke arah bawah bagian tubuh, Proximodistal yaitu perkembangan berlangsung terus dari daerah pusat (proksimal) tubuh kearah luar tubuh (distal), Differentiation yaitu perkembangan berlangsung terus dari yang mudah kearah yang lebih kompleks. Perkembangan merupakan hal yang kompleks, dapat diprediksi, terjadi dengan pola yang konsisiten dan kronologis.