• Manfaat Omega 3 Untuk Anak

    Omega 3 memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, salah satunya untuk kecerdasan otak. Omega 3 adalah asam lemak esensial, yaitu lemak yang diperlukan untuk kesehatan tetapi tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh. Asam lemak omega 3 dapat diperoleh dari ikan seperti ikan tuna .

  • Atasi Demam Pada Balita

    Demam pada balita sering terjadi. Demam bukanlah sejenis penyakit, tapi demam adalah tanda sistem pertahanan tubuhnya sedang aktif bekerja. Tidak jarang tubuh balita terasa hangat dan jika diukur hanya naik 0,5 derajat dibandingkan suhu tubuh normal, 36 derajat Celsius. Jika balita panas .

  • Rahim Menekuk Ke Belakang (Retofleksi)

    Rahim retrofleksi adalah letak rahim yang cenderung menekuk ke belakang, ke arah saluran pelepasan. Diperkirakan ada sekitar 30% wanita memiliki rahim retrofleksi. Mayoritas wanita memiliki rahim yang letaknya cenderung ke depan dan condong ke arah perut, yang dinamakan posisi rahim antefleksi. .

  • Kejang pada Bayi

    Kejang dapat terjadi sebagai akibat dari adanya kontraksi otot yang berlebihan yang berlangsung dalam jangka waktu tertentu dan di luar kendali. Tingginya suhu tubuh pada anak merupakan salah satu penyebab terjadinya kejang demam, istilahnya kejang deman (convalsio febrilis) atau stuip/step.

  • Kenali Penyakit Meningitis

    Meningitis merupakan peradangan pada selaputotak atau sumsum tulang belakang.Jika peradangan terjadi pada daerah tulang belakang dikenal dengan sebutan spinal. Sementara granial meningitis adalah sebutan meningitis yang menyerang daerah otak.

Selasa, 28 Februari 2017

Tangani Diare dan Muntah pada Anak

Posted by Bundamedik Healthcare System on 08.24 with No comments

Diare dan muntah pada anak-anak disebabkan gastroenteritis, infeksi yang ditularkan dari orang yang terinfeksi atau makanan  dan air yang terkontaminasi. Anak Anda juga merasa nyeri, demam, dan sakit kepala. Stress emosional atau terlalu senang dapat menyebabkan nyeri lambung pada anak, sama dengan reaksi makanan dan minuman, khususnya sejumlah besar buah atau gula. Anak-anak kadang mengalami diare batita – kotoran cair dengan sisa makanan akibat tidak mencerna makanan dengan baik. Ini biasanya akan membaik dalam usia 3 tahun. Anak yang sakit dengan demam atau batuk bisa muntah tanpa diare.

Beberapa Langkah Yang dapat Anda lakukan
Jika Anak Anda muntah dan diare, resiko utamanya adalah dehidrasi sehingga Anda perlu menggantikan banyak cairan yang hilang.
  • Yakinkan Anak minum banyak – jika dia tetap muntah, sering beri beberapa teguk air. Anda dapat menggunakan larutan rehidrasi oral untuk menggantikan cairan dan garam.
  • Jika Anda ingin makan, beri makanan halus baru bertahap ke makanan biasa.
  • Beri anak parasetamol untuk mengurangi demam san sakit perut, tapi jangan diberi obat diare yang dijual bebas.
Larutan Rehidrasi Oral – menggantikan air, garam, dan gula yang hilang akibat diare dan/ atau muntah juga mencegah dehidrasi. Tersedia dalam bentuk sachet bubuk dnegan berbagai rasa. Campurkan satu sachet dengan jumlah air yang dianjurkan.

Pencegahan
Mencegah infeksi – berhati-hatilah menjaga higienis untuk mencegah infeksi gastroenteritis atau, jika anak telah kena, cegah penularannya ke anggota keluarga lain.
  • Cuci tangan dengan sabun dan air sebelum dan sesudah mengurus anak dan menyuapinya, sebelum menyiapkan makanan, dan setelah ketoilet. Yakinkan anggota keluarga lain melakukan hal yang sama.
  • Gunakan handuk terpisah jika anak kena infeksi.
  • Bersihkan toilet teratur, khususnya dudukan dan pegangan toilet dengan desinfektan. Yakinkan anak mencuci tangannya setelah bermain di luar atau memegang binatang peliharaan.
Segera Hubungi Dokter Jika :
  • Ada darah di kotoran anak atau muntahnya.
  • Mata anak masuk kedalam, mulut dan lidahnya kering, tak buang air kecil lebih dari 6 jam, atau mengantuk berlebihan.
  • Anak seringkali diare.


















Kamis, 23 Februari 2017

Gangguan Pencernaan pada Ibu Hamil

Posted by Bundamedik Healthcare System on 08.32 with No comments
Gangguan pencernaan wanita hamil disebabkan oleh gangguan hormon kehamilan, janin yang semakin membesar, dan memenuhi rongga perut anda, plus gaya hidup serta pola makan anda sebelum hamil. jadi jika sebelum hamil anda sudah memiliki masalah pencernaan, anda harus ekstra waspada sebab mungkin penyakit itu bertambah parah apabila gaya hidup anda tidak berubah. berikut beberapa gangguan pencernaan pada ibu hamil ;
Hipermesis :
Hipermesis atau mual dan muntah wajar dialami wanita di 12 minggu pertama kehamilannya karena perubahan hormon. Selama trisemester pertama anda dianjurkan untuk mengurangi porsi dan menambah frekuensi makan serta menghindari minuman berkarbonasi. Umumnya mual, atau muntah akan berakhir setelah melewati minggu ke-12 kehamilan.Namun jika mual atau muntah berlangsung lebih lama dan parah sampai anda menderita dehidrasi (hiperemesis gravidarum), Anda harus mewaspadainya sebab bayi didalam kandungan bisa ikut kekurangan cairan. Beberapa indikasi Hiperemesis lain mencakup :
  • Rendahnya kadar sodium, klorida, dan potasium dalam darah.
  • Dalam beberapa kasus, detak jantung bisa lebih dari 100 detak / menit dan tekanan darah menurun.
  • Berat badan turun 5% dari berat badan sebelum hamil.
  • Ketidakseimbangan gizi dan metabolisme.
  • Tidak bisa beraktivitas normal.
Solusinya bagi anda penderita hiperemesis parah, anda perlu mendapatkan penanganan langsung di rumah sakit, karena anda perlu diopname untuk mendapatkan cairan dan juga makanan melalui infus sebagai pengganti cairan tubuh atau nutrisi yang hilang. Dokter jaga akan memberi anda obat anti mual dan muntah, serta obat-obatan lain yang akan disesuaikan dengan tingkat keparahan hiperemesis anda. Berikut beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk mengurangi masalah ini :
  • Istirahat lebih panjang. Bila dokter menyarankan bed rest, lakukanlah meski anda tetap harus sedikit bergerak mengingat otot perlu peregangan.
  • Minumlah teh herbal, jahe, atau pepermint. banyaklah minum untuk menggantikan air yang hilang.
  • Terapi hipnosis. kendalikan keinginan muntah dengan hipnosis dan andapun bisa meneruskan terapi ini sampai persalinan tiba.
  • Jangan segera turun tempat tidur sewaktu bangun pagi tetapi makanlah biskuit dengan teh hangat. Makanan atau minuman hangat bisa meredakan badai di perut anda.
  • Hindari makanan berminyak dan berlemak seperti goreng-gorengan dan santan sebab dapat menimbulkan rasa mual dan ingin muntah.
Konstipasi :
Konstipasi adalah kondisi pencernaan dimana anda bisa buang air besar kurang dari tiga kali seminggu. Konstipasi adalah masalah umum yang dialami wanita hamil dan pasca melahirkan. Hormon kehamilan yang tinggi membuat pergerakan otot pada usus besar melambat. selain itu, janin yang makin besar akan menekan usus besar sehingga mengganggu aktivitas normalnya. Pasca melahirkan, konstipasi diakibatkan oleh episotomi (pengguntingan dan penjahitan kembali bibir vagina), atau pada persalinan caesar, yang mana usus besar lumpuh sementara karena pembiusan. Konstipasi memiliki berbagai gejala seperti sulit buang air besar, kembung, atau bentuk kotoran keras dan kecil-kecil. sebaiknya begitu anda merasakan ingin buang air besar,segeralah ke kamar mandi sebab menahan buang air besar akan membuat konstipasi semakin parah.
Solusi :
  • Jalan cepat selama 30 menit perhari dapat membuat usus besar anda menegang sehingga nada tidak merasa kembung.
  • Minum setidaknya 10 gelas air putih perhari, karena selama kehamilan, jumlah air yang terserap dari pencernaan ke dalam darah meningkat.
  • Mintalah resep suplemenkalsium, setidaknya 200 mg per tablet dengan dosis 5-6 kali per hari dan multivitamin yang mengandung ekstra zat besi,folat, dan vitamin B kepada doter kandungan anda. Jika memungkinkan , konsumsilah folat sejak 3-6 bulan sebelum anda hamil.
  • Memperbanyak konsumsi serat. pilih roti gandum utuh daripada ropi putih biasa. Tambahkan buah dan sayur dengan kulitnya pada menu anda. Pecahkan jadwal makan anda menjadi 5-6 kali makan porsi kecil kaya serat.
  • Dalam beberapa kasus, pencahar diperlukan untuk kasus konstipasi yang berkelanjutan. dokter kandungan anda akan memberikan resep pencahar yang aman untuk menurunkan ketegangan di dinding usus serta melembutkan kotoran agar dapat keluar dengan mulus.
Heartburn :
Heartburn atau reflux adalah rasa panas di bagian ulu hati hingga ke kerongkongan karena asam lambung yang meningkat. Hal ini disebabkan oleh tingginya hormon progesteron pada kehamilan trsemester pertama. Bagi penderita sakit lambung (maag), perlu lebih waspada terhadap heartburn.
Solusi :
  • Hindari makanan berlemak, gurih dan gorengan, serta hindaru juga kafein, rokok dan alkohol.
  • Kurangi konsumsi sayuran seperti kol, selada dan brokoli yang tinggi gula. meski sehat, sayur-sayuran itu akan meningkatkan jumlah asam di perut.
  • Tunggu satu jam setelah makan sebelum anda berbaring.
  • Jika anda sedang mengalami heartburn, konsumsi yoghurt atau segelas susu. anda bisa tambahkan sesendok madu ke dalam susu yang hangat.
Sebelum mengonsumsi obat atau menjalani perawatan untuk masalah fisik ataupun mental, anda perlu menimbang antara manfaat dan resiko. Obat-obatan memiliki manfaat menyembuhkan tetapi bisa jadi ada efek samping terhadap janin.Jadi, selalu konsultasikan kesehatan anda ke dokter kandungan sebelum mengonsumsi obat bebas sekalipun.














Selasa, 21 Februari 2017

Meminimalisir Kesemutan pada saat Hamil

Posted by Bundamedik Healthcare System on 08.24 with No comments
Kesemutan pada ibu hamil tidak bisa anda sepelekan begitu saja karena kesemutan bisa saja menjadi tanda penyakit yang berbahaya, seperti diabetes mellitus. Lalu, apa yang harus dilakukan oleh ibu hamil ketika mereka merasa bagian tubuhnya kesemutan? Kesemutan pada ibu hamil memang sering dianggap besar karena semakin besar usia kandungannya, maka cairan kehamilan bisa menekan saraf pada bagan tubuhnya, yang paling sering adalah daerah pergelangan tangan atau daerah lengan. Bagi ibu hamil yang merasa khawatir karena kesemutan sering dirasakan, ada beberapa hal yang bisa meminimalisir kesemutan pada saat hamil. Berikut cara mengatasinya ;


Istirahat Dengan Cukup, Ibu hamil memang bisa tetap melakukan aktivitas seperti biasa, tetapi ketika mereka merasa lelah, ibu hamil harus segera beristrahat. Jika anda tetap mau melakukan aktivitas anda sampai selesai, hal tersebut malah bisa menganggu kenyamanan anda ketika beraktivitas, misalnya anda sering kesemutan. Kesemutan pada ibu hamil memang kerap terjadi apalagi jika usia kandungannya sudah tua. Salah satu hal yang bisa meminimalisir kesemutan pada ibu hamil, hanyalah dengan beristirahat agar peredaran darah dalam tubuh kembali normal.

Memijat Badan, 
Kesemutan pada ibu hamil memang dikatakan tidak membahayakan, meskipun ada juga yang menganggap hal tersebut sebagai hal yang berbahaya jika bumil memiliki riwayat penyakit diabetes mellitus. Namun, walaupun dikatakan tidak berbahaya, ibu hamil tetaplah khawatir jika kesemutan terjadi berkali-kali, disamping memang kesemutan membuatnya merasa tidak nyaman. Agar kesemutan tidak sering terjadi ibu hamil bisa memberikan pijatan secara perlahan-lahan agar peredaran kembali lancar. Atau, ibu hamil bisa meminta tolong orang lain untuk memijat bagian tubuh yang terasa kram.


Mandi Dengan Air Hangat Dan Garam, Ada pula cara lain yang bisa digunakan untuk menghilangkan kesemutan pada bumil. Cara ini cukup mudah dan sering dilakukan oleh beberapa ibu hamil.Kesemutan pada ibu hamil dapat diatasi dengan mudah dengan mandi dengan air hangat. Misalnya, jika anda mengalami kesemutan pada bagian tangan anda, rendamlah tangan dengan air hangat yang sudah dicampuri dengan sedikit garam. Kandungan garam dan air hangat tersebut nantinya akan membantu menghilangkan kesemutan anda. Namun, jika anda merasa kurang puas, anda mandi sekaligus berendam dengan air hangat yang tentunya sudah dicampuri oleh garam mineral.

Rajin Olahraga, Orang yang sedang hamil tetap bisa melakukan olahraga, tetapi olahraga yang dilakukannya adalah olahraga yang ringan. Salah satu olahraga yang cocok untuk bumil adalah yoga. Selain olahraga tersebut bisa melancarkan persalinan, yoga juga bisa menghilangkan kesemutan pada ibu hamil. Tentunya, jika ia rutin melakukan olahraga tersebut, peredaran darah akan menjadi lancar dan kesemutan tak akan sering terjadi pada dirinya. 

Katakan Tidak Pada Kafein Dan Rokok Apalagi Alkohol, Mungkin, ada benarnya juga mengapa pada bungkus rokok sering tertulis rokok tidak baik untuk kesehatan ibu hamil. Nikotin pada rokok tersebut bisa menganggu peredaran darah sehingga kesemutan pada ibu hamil akan lebih sering terjadi. Tak hanya rokok saja, anda juga harus menghindari minum kopi dan mengkonsumsi alkohol jika anda ingin bayi anda sehat dan juga terhindar dari kesemutan. Kebiasaan buruk tersebut memang tak hanya harus dihindari oleh ibu hamil saja, tetapi orang yang ingin sehat juga wajib menghindarinya. 

























Sabtu, 18 Februari 2017

Stress Dapat Menghentikan ASI

Posted by Bundamedik Healthcare System on 06.49 with No comments
Ibu menyusui sebaiknya menghindari stress, pasalnya stress bisa mempengaruhi kelancaran pemberian ASI.

ASI adalah makanan yang paling sempurna untuk bayi kita, dan untuk keberhasilan proses laktasi, bukan hanya posisi bayi yang tepat, pelekatan yang benar, tetapi juga dari pihak ibu sendiri tidak kalah penting peranannya.pemberian ASI diproduksi sebagai hasil kerja gabungan antara hormon yang terdapat dalam tubuh ibu dan refleksi yang dirangsang oleh hormon tersebut.

Mekanisme keluarnya ASI
Pada payudara, terutama pada puting susu terdapat banyak ujung saraf sensoris. Perangsangan pada payudara akibat hisapan bayi saat menyusu akan menimbulkan impuls yang menuju hipotalamus, salah satu organ dalam otak kita. Impuls dari hipotalamus selanjutnya akan diteruskan ke hipofisis bagian depan yang mengeluarkan hormon prolaktin dan ke hipofisis bagian belakang yang berfungsi mengeluarkan hormon oksitosin. Hormon prolaktin dialirkan oleh darah ke kelenjar payudara, maka terjadilah refleks pembentukan ASI.
Pengosongan payudara merupakan perangsangan diproduksinya dan memperbanyak ASI kembali. Jadi bila bayi sering mengisap atau ASI lebih sering dikeluarkan, maka ASI akan diproduksi lebih banyak , sebaliknya bila bayi berhenti mengisap atau payudara tidak sering dikosongkan , maka payudara akan berhenti memproduksi ASI. Hormon oksitosin berperan pada refleks pengeluaran ASI (let down refleks) yang akan mengerutkan sel-sel otot disekitar kelenjar payudara sehingga ASI terperas keluar. Walaupun produksi ASI cukup banyak, apabila refleks ini tidak bekerja maka bayi tidak akan mendapatkan ASI yang memadai.

Mood dan ASI
Refleks pengeluaran ASI lebih rumit dibandingkan refleks pembentukan ASI. Pikiran maupun perasaan ibu akan sangat memengaruhi refleks ini. Dengan melihat bayinya, memikirkan bayi dengan perasaan penuh kasih dan sayang, mendengar tangisan bayi, mencium bayi dan perasaan ibu yang tenang dan bahagia.
Semua ini dapat meningkatkan refleks pengeluaran ASI. Sebaliknya stress merupakan hal yang dapat menghambat refleks oksitosin.
Seorang ibu yang sedang menyusui mengalami stress, akan membuat bayinya merasa tidak nyaman dengan suasana hati ibu. Seringkali bayi menolak menyusu sehingg perangsangan payudara tidak terjadi, dan produksi berhenti. Bila bayi dapat mentolerir suasana hati ibu, adanya stress mengakibatkan refleks oksitosin terhambat sehingga ASI yang diproduksi tidak bisa keluar dengan cukup, yang lama kelamaan akan terhenti produksinya.
Hindari stress antara lain dengan menikmati kebersamaan dengan bayi Anda dan mencoba untuk menerima perubahan-perubahan ritme hidup anda saat ini sebagai seorang ibu.














Selasa, 14 Februari 2017

Atasi Batuk Pada Anak Anda

Posted by Bundamedik Healthcare System on 08.08 with No comments

batuk biasa terjadi karena infeksi saluran pernafasan dan alergi. Selain itu, batuk juga bisa dikarenakan masuknya cairan atau benda asing ke paru-paru. Misalnya tersedak karena benda-benda lain seperti kacang atau susu. Batuk juga bisa dikarenakan sinusitis, yaitu radang di rongga sinus. Ada dua jenis batuk yaitu batuk kronis dan batuk akut. Disebut batuk kronis apabila batuknya telah berlangsung selama 14 hari atau lebih dan bisa berulang. Disebut batuk berulang apabila batuk berlangsung selama tiga kali dalam 3 bulan secara berturut-turut. Misalnya Januari, Februari dan Maret secara berturut-turut. Pada balita, kondisi seperti ini merupakan gejala penyakit Asma, TBC, atau batuk rejan ( batuk 100 hari ). Batuk akut biasanya lebih ringan, batuk ini disebabkan oleh flu, radang tenggorokan, atau tersedak. Batuk akut berlangsung tidak lebih dari 14 hari. Akan tetapi Anda tetap perlu waspada, sebab batuk ini bisa sebagai pertanda suatu penyakit seperti pneumonia ( radang paru-paru ).

Beberapa cara penanganan batuk pada Anak, antara lain :
  • Jika anak batuk terus-menerus selama satu jam atau lebih perlu diwaspadai, kemungkinan ini merupakan gejala bronkhitis. Bronkhitis disebabkan oleh infeksi virus pada paru-paru. Batuk ini bisa diatasi dengan memberikan oksigen agar anak mudah bernapas.
  • Jika batuk disertai demam, biasanya sebagai gejala batuk rejan.Anak akan terlihat lesu, lidah membiru, dan sedikit minum. Apabila ada dua hal tersebut terjadi, anak segera dibawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
  • Tidak memberi minuman dan makanan yang dapat merangsang timbulnya batuk. Contoh es, permen, atau makanan berlemak.
  • Memberi minuman dan makanan kepada anak dengan porsi sedikit tetapi cukup sering agar anak tidak muntah.
  • Mengolesi dada anak dengan minyak kayu putih atau minyak telon agar anak merasa nyaman.
Bagaimana mencegah batuk pada anak ??
  • Jika anda batuk sedang menyusui bayi, gunakan masker agar bayi Anda tidak tertular.
  • Tidak batuk di sembarang tempat.
  • Memberikan anak makanan yang bergizi agar daya tahan tubuh anak tetap bagus.
  • Beberapa penyakit batuk bisa dicegah dengan imunisasi. Contohnya batuk pertusis dengan imunisasi DPT serta mencegah TBC dengan imunisasi BCG.